Kamis, 07 April 2011

PENYAKIT ALZHEIMER

Alzheimer atau kepikunan merupakan sejenis penyakit penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif. Penyakit Alzheimer bukannya penyakit menular. Penderita Alzheimer mengalami keadaan penurunan daya ingat yang parah sehingga penderita akhirnya tidak lagi mampu mengurus dirinya sendiri.


Alzheimer tergolong sebagai salah satu jenis dementia yang ditandai dengan melemahnya kemampuan bercakap, kemampuan berpikir sehat, daya ingat, kemampuan mempertimbangan, adanya perubahan kepribadian dan tingkah laku yang tidak terkendali. Keadaan ini amat membebani penderita dan juga anggota keluarga yang perlu menjaga dan merawatnya. Menurunnya fungsi ingatan juga memengaruhi fungsi intelektual dan sosial penderitanya. Sumber penyakit ini belum diketahui dengan pasti, tetapi bukan karena proses penuaan. Sebagian ilmuwan memperkirakan bahwa kepikunan ini berkaitan dengan pembentukan dan perubahan sel-sel saraf yang normal menjadi semacam serat.
Resiko untuk mengidap Alzheimer meningkat seiring dengan pertambahan usia. “Pada usia sekitar 65 tahun, seseorang berisiko lima persen untuk menderita penyakit ini dan risiko ini meningkat dua kali lipat setiap lima tahun,” menurut Ahli Psikogeriatrik, Kantor Pengobatan Psikologi, Fakultas Pusat Pengobatan Universitas Malaya (PPUM), Dr. Esther Ebeenezer.

Meskipun kepikunan seringkali dikaitkan dengan usia lanjut, namun terbukti bahwa penderita Alzheimer yang pertama diidentifikasi adalah seorang perempuan berusia awal 50 tahunan.



Sejarah Alzheimer
Penyakit ini ditemukan oleh Dr. Alois Alzheimer pada 1907 ini, dinamakan Alzheimer sesuai nama penemunya. Alzheimer menemukan bahwa syaraf otak penderita Alzheimer tidak hanya mengerut, bahkan dipenuhi gumpalan protein luar biasa yang disebut plak amiloid dan serat yang berbelit-belit (neuro fibrillary). Amiloid protein yang membentuk sel-sel plak protein tersebut, dipercaya menyebabkan perubahan kimia otak. Musnahnya sel-sel saraf ini menyebabkan syaraf otak yang berfungsi menyampaikan pesan dari satu neuron ke neuron lain terpengaruh.



Meskipun sudah ditemukan hampir satu abad yang lalu, Alzheimer tidak seterkenal penyakit yang lain seperti hipertensi, Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) atau pun penyakit jantung. Mungkin karena gejala penyakit Alzheimer tidak segera terlihat, berbeda dengan hipertensi yang dapat dipantau melalui pemeriksaan tekanan darah. Penyakit Alzheimer tidak terdeteksi karena adanya anggapan bahwa sering lupa adalah hal yang wajar dialami orang berusia lanjut karena faktor usia. Padahal mungkin saja “sering lupa” tersebut merupakan tanda awal penyakit Alzheimer.
Penyakit Alzheimer menjadi lebih dikenal secara meluas setelah mantan Presiden Amerika Serikat yang ke-40, Ronald Reagan mengemukakan keadaan dirinya dalam suratnya yang tertanggal 5 November 1994. Penelitian klinis terbaru menunjukkan bahwa konsumsi suplemen asam lemak omega-3 dapat memperlambat laju penurunan fungsi kognitif penderita alzheimer ringan.


Gejala dan tingkat keparahan penyakit
Pada taraf ringan gejalanya dapat berupa: lupa dimana menyimpan kunci, lupa mengambil uang kembalian, lupa mau membeli apa di toko, lupa nomor telepon atau tidak ingat mana obat yang setiap hari biasa dimakan.



Pada tingkat menengah: penderita misalnya, lupa mencampurkan gula dalam minuman, garam dalam masakan atau lupa bagaimana cara mengaduk gula di dalam gelas.


Pada tingkat yang parah, penderita sudah tidak mampu melakukan hal-hal mendasar seperti mengurus diri sendiri, tidak lagi mengenali keadaan sekitar rumahnya, tidak mengenali rekan-rekan atau anggota keluarga terdekat.


Penderita Alzheimer dapat menjadi agresif, cepat marah dan kehilangan minat untuk berinteraksi atau hobi yang pernah diminatinya. Penderita tingkat menengah atau parah dapat menunjukkan tingkah laku aneh, seperti menjerit, terpekik atau mengikuti orang ke mana saja, bahkan walau orang tersebut ke WC.


Selain itu, penderita dapat juga mengalami semacam halusinasi seperti mendengar suara atau bisikan halus, atau melihat bayangan menakutkan. Penderita juga kadangkala berjalan mondar mandir tanpa tujuan dan pola tidur mereka juga berubah. Penderita biasanya akan lebih banyak tidur di siang hari dan terus terjaga pada malam hari.
Keadaan tersebut secara tidak langsung memberi tekanan mental kepada perawat atau anggota keluarga yang harus waspada menjaga penderita selama ’36 jam’ sehari.


Kebanyakan penderita Alzheimer meninggal dunia akibat radang paru-paru atau pneumonia karena mereka tidak dapat melakukan berbagai aktivitas fisik lainnya. Yang menyedihkan, adalah bahwa orang yang sakit itu sendiri tidak memahami apa yang terjadi pada diri mereka dan memerlukan bantuan orang lain. Berita buruknya penyakit Alzheimer ini, tidak dapat disembuhkan. Tetapi, gejalanya masih dapat dikendalikan dengan obat-obatan. Obat-obatan yang diberi pada tingkat awal, dapat membantu ingatan penderita seperti fungsi kognitif, aktivitas dan tingkah laku sehari2.


Prevalensi
Sekitar tahun 1950-an diperkirakan sekitar 2,5 juta warga dunia menderita penyakit ini. Pada tahun 2003 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), memperkirakan lebih dari satu milyar orang yang berusia di atas 60 tahun atau 10 persen penduduk dunia menderita Alzheimer.



Peningkatan jumlah penderita Alzheimer berkaitan dengan meningkatnya jumlah warga dunia yang berusia lanjut, dan semakin panjangnya usia atau masa hidup warga dunia. Usia hidup perempuan meningkat hingga mencapai usia 80 tahun dan laki-laki mencapai usia 75 tahun. Selain itu, faktor pemeliharaan kesehatan yang semakin baik dan menurunnya tingkat kelahiran..


Orang yang berisiko menderita Alzheimer:
* Penderita hipertensi dengan usia di atas 40 tahun
* Penderita diabetes
* Kurang berolahraga
* Kadar kolesterol yang tinggi
* Faktor keturunan – memiliki keluarga yang menderita Alzheimer pada usia 50-an.


KEHILANGAN MENDAPATKAN


Suatu hari seorang bapak tua hendak menumpang bus.Pada saat ia menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya terlepas & jatuh ke jalan.Lalu pintu tertutup & bus mulai bergerak, sehingga ia tidak bisa memungut sepatu yg terlepas tadi.Si bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya yg sebelah dan melemparkannya keluar jendela.

Seorang pemuda yg duduk dalam bus melihat kejadian itu, dan bertanya kepada si bapak tua, “Aku memperhatikan apa yg Anda lakukan Pak.Mengapa Anda melemparkan sepatu Anda yg sebelah juga?” Si bapak tua menjawab, “Supaya siapapun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya.”

Si bapak tua dalam cerita di atas memahami filosofi dasar dalam hidup – jangan mempertahankan sesuatu hanya karena kamu ingin memilikinya atau karena kamu tidak ingin orang lain memilikinya. Kita kehilangan banyak hal di sepanjang masa hidup. Kehilangan tersebut pada awalnya tampak seperti tidak adil & merisaukan, tapi itu terjadi supaya ada perubahan positif yang terjadi dalam hidup kita.

Kalimat di atas tidak dapat diartikan kita hanya boleh kehilangan hal-hal jelek saja. Kadang, kita juga kehilangan hal baik.

Ini semua dapat diartikan: supaya kita bisa menjadi dewasa secara emosional dan spiritual, pertukaran antara kehilangan sesuatu dan mendapatkan sesuatu haruslah terjadi.

Seperti si bapak tua dalam cerita, kita harus belajar untuk melepaskan sesuatu. Tuhan sudah menentukan bahwa memang itulah saatnya si bapak tua kehilangan sepatunya. Berkeras hati dan berusaha mempertahankannya tidak membuat kita atau dunia menjadi lebih baik. Kita semua harus memutuskan kapan suatu hal, suatu keadaan atau seseorang masuk dalam hidup kita, atau kapan saatnya kita lebih baik bersama yg lain. Pada saatnya, kita harus mengumpulkan keberanian untuk melepaskannya. 

Karena tiada badai yg tak berlalu. Tiada pesta yg tak pernah usai. Semua yg ada di dunia ini tiada yg abadi.



Selasa, 05 April 2011

KEMISKINAN

Kemiskinan adalah suatu keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, minuman , tempat tinggal dll. Kemiskinan dapat juga dipandang sebagai gambaran kekurangan materi, gambaran tentang kebutuhan sosial dan gambaran tentang kurangnya penhasilan dan kekayaan yang memadai.
Kemiskinan selalu menjadi masalah bukan hany di Indonesia. Di dunia menurut laporan bank dunia , ada tahun 1998 terdapart 1,2 miliar orang miskin dari sekitar 5 miliar lebih jumlah penduduk di dunia. Sebagian besar jumlah terbut berada Asia Selatan (43,5%) yang terkonsentrasi di India, Bangladesh, Nepal, Sri Lanka dan Pakistan. Pada urutan kedua ditempati oleh Afrika Sub Sahara (24,3%). Kemisikinan diwilayah in terutama terjadi karena kondisi tanah ynga tidak mendukung kegiatan pertanian.


Dalam kemiskinan  terdapat beberapa indikator yang biasa digunakan yaitu :
  • Kemiskinan Relatif

Keadaan dimana seseorang memiliki pendapatan di bawah pendapatan sekitarnya atau ia berada pada tingkatan yang paling bawah pada kelompoknya.
  • Kemiskinan Absolut

Keadaan dimana seseorang tidak dapt memenuhi kebutuhan mendasar  atau kebutuhan pokok untuk keberlangsungan hidup (makanan, pendidikan, tempat tinggal dll).
  • Kemiskinan Kultural

Budaya masyarakat yang “menerima” kemiskinan bahkan tidak merespon bantuan yang diberiakan untuk keluar dari kemiskinan tersebut.
  • Kemiskinan Struktural

Disebabkan oleh struktur dan system ekonomi yang timpang dan tidak berpihak pada orang miskin.

Sebab-sebab kemiskinan di Indonesia :

Ketidakmampuan mengelola sumber daya alam secara maksimal


Kebijakan ekonomi yang tidak komitmen terhadap penanggulangan kemiskinan dan terlihat hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi saja.








Jumat, 01 April 2011

INFLASI

Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor (konsumsi masyarakat yang meningkat dll ), atau bias juga dikatakan bahwa inflasi adalah proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu

Inflasi dilihat dari sebabnya kemunculan terbagi atas :
  • tarikan pemerintah (kelebihan uang) yang terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan dimana biasanya dipicu oleh membanjirnya uang di pasar yang menyebabkan terjadinya permintaan yang tinggi terhadap produk dipasar dan memicu perubahan pada tingkat harga dan
  • desakan produksi. Desakan ini sering juga dikenal dengan inflasi dikarenakan naiknya biaya produksi. Inflasi in terjadi dikarenakan niaya produksi yang meningka seperti meningkatnya upah tenaga kerja, naiknya harga bahan baku dan penolong dll.

Jika dilihat dari asalnya inflasi dibagi atas inflasi yang berasal dalam negeri dan inflasi yang berasal dari luar negeri.
Jika dilihat dari parah tidaknya tau besar kecilnya inflasi yang muncul, inflasi terbagi atas :
  • Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)
  • Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)
  • Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun)
  • Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun)


Mengukur Inflasi
  • Indek harga konsumen         : mengukur harga rata-rata dari barang yang dibeli konsumen.
  • Indeks biaya hidup
  • Indeks harga produsen        : mengukur harga rata-rata dari barang yang dibutuhkan produsen untuk melakukan produksi.
  • Indeks harga komoditas       : indeks yang mengukur harga dari komoditas-komoditas tertentu.
  • Indeks harga barang-barang modal
  • Deflator PDB                        : menunjukkan besarnya perubahan harga dari semua barang baru, barang produksi local, barang jadi, dan jasa.



PENGANGGURAN


Pengangguran adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran atau yang juga dikenal dengan sebutan tuna karya, terjadi disebabkan jumlah tenaga kerja yang tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang ada. Dengan pengangguran ini juga dapat menjadi masalah dalam perekonomian, karena produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.
Pengangguran merupakan permasalahan hampir semua negara. Di Indonesia sendiri  tahun 2006 diperkirakan jumlah pengangguran 12,50 % atau berada pada urutan ke-133 serupa dengan tingkat pengangguran pada negara Grenada (2000) dan Syria (2005) yang menempati urutan 131 dan 132.
Pengangguran terbagi atas beberapa jenis yaitu :
  • Pengangguran Friksionil

Pengangguran yang terjadi karenaseseorang memilih menganggur sambil menunggu pekerjaan yang lebih baik.
  • Pengangguran Struktural

Pengangguran yang terjadi karena seseorang diberhentikan oleh perusahaan karena kondisi perusahaan yang sedang mengalami kemunduran usaha sehingga terpaksa mengurangi jumlah pekerja.
  • Pengangguran Teknologi

Pengangguran yang terjadi karena mulai digunakannya teknologi yang menggantikan tenaga manusia.
  • Pengangguran Siklikal

Pengangguran yang terjadi karena terjadinya pengurangan tenaga kerja yang secara menyeluruh, dikarenakan kemunduran dan resesi ekonomi.
  • Pengangguran Musiman

Pengangguran yang terbentuk karena dipengaruhi oleh musim.
  • Pengangguran Tidak Kentara

Pengangguran yang secara fisik dan sepintas tidak kelihatan, namun secara ekonomi dapat dibuktikan bahwa orang tersebut sungguh-sungguh menganggur.



Kamis, 31 Maret 2011

UANG DAN PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN

Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai alat tukar yang dapat diterima secara umum. Dalam ilmu ekonomi modern , uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta utang pembayaran. Beberapa ahli pun menyebutkan fungsi dari uang yaitu sebagai alat penunda pembayaran.

Secara umum, uang memiliki fungsi sebagai perantara untuk pertukaran barang dengan barang, juga untuk menghindarkan perdagangan dengan cara barter. Secara lebih rinci, fungsi uang dibedalan menjadi dua yaitu Fungsi asli (sebagai alat tukar, sebagai satuan hitung, dan sebagai penyimpan nilai) dan fungsi turunan (uang sebagai alat pembayaran, sebagai alat pembayaran utang, sebagai alat penimbun atau pemindah kekayaan (modal), dan alat untuk meningkatkan status sosial).

Suatu benda dapat dijadikan sebagai "uang" jika benda tersebut telah memenuhi syarat-syarat tertentu.: Pertama, benda itu harus diterima secara umum (acceptability), memiliki nilai tinggi atau setidaknya dijamin keberadaannya oleh pemerintah yang berkuasa, bahan harus tahan lama (durability), kualitasnya cenderung sama (uniformity), jumlahnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat serta tidak mudah dipalsukan (scarcity). Selain itu uang juga harus mudah dibawa, portable, dan mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (divisibility), serta memiliki nilai yang cenderung stabil dari waktu ke waktu (stability of value).

UANG DAN PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN
Selain dari fungsi uang di atas, uang juga memiliki fungsi sebagai pembiayaan dalam pembangunan. Dengan adanya pajak yang dibayarkan dengan uang menandakan adanya arus uang yang bergulir dimana uang tersebuat nantinya akan digunakan pemerintah untuk pembangunan.
Hal ini terbukti dari perkembangan fasilitas dan keadaan lainnya yang jauh lebih berkembangan dari jaman dahulu .

KEBIJAKAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL

Perdagangan internasional adalah perdagangan antarnegara atau lintas negara, yang kegiatan utamanya mencakup ekspor dan impor. Perdagangan anatarnegara ini merupakan salah satu sumber pendapatan negara dalam bentuk devisa.

Dilihat dari bentuknya perdagangan, internasional terbagi atas dua macam yaitu perdagangan barang (fisik) dan perdagangan jasa  (biaya transportasi, travel, asuransi dan jasa konsultasi).

        Jika dibandingkan dengan perdagangan dalam negeri perdaganagan ini memang lebih komplek / lebih rumit .Hal ini disebabkan karena cakupan yang luas melintasi batasan-batasan antar negara. Oleh karena itulah pemerintah perlu membuat suatu kebijakan guna menjaga perekonomian dalan negeri manakala produk atau jasa ynag ditawarkan dari luar lebih diminati dibandingkan produk atau jasa dalam negeri.
Berikut adalah macam-macam kebijakan perdagangan internasional :

  • Tarif  masuk ( Bea masuk)

Setiap barang impor yang masuk di kenakan tariff atau bea masuk ini yang lebih dikenal sebagai pajak. Tujuannya  dibuatnya kebijakan ini untuk memhambat barang dan jasa impor, melindungi barang dan jasa dalam negeri, menambah pendapatan pemerintah dari pajak.

  • Kuota

Kebijakan untuk membatasi jumlah maksimum yang dapat diimpor.

  • Larangan Ekspor

  • Larangan Impor


  • Subsidi

Kebijakan ini berupa bentuk bantuan (subsidi) kepada produsen dalma negeri guna meningkatkan produksinya. Bantuan ini berupa mesin-mesin, peralatan, tenaga ahli dll.

  • Politik Dumping

Dumping ialah kebijakan dengan cara menjual suatu komoditi di luar negeri dengan harga yang lebih murah dari harga yang dijual di dalam negeri.

  • Diskriminasi Harga


  • Premi

Sesuai dengan pengertiannya, premi ( bonus) disediakan pemerintah bagi para produsen yang berprestasi atau yang mencapai target produksi yang ditetapkan oleh pemerintah.


Perdagangan internasional sendiri terjadi karena beberapa factor berikut :

  1. Memperoleh barang yang tidak diproduksi di dalam negeri
  2. Memperluas pasar
  3. Memperoleh manfaat dari spesialisasi

Adapun mafaat yang tercipta dari perdagangan inetrnasional adalah :
  1. Menciptakan efisiensi dan spesialisasi
  2. Memungkinkan konsumsi yang lebih luas bagi penduduk suatu negara
  3. Mendorong semangat berprestasi dan bersaing.
  4. Sumber pemasukan kas negara
  5. Menjalin kerja sama dan persahabatan antarnegara.