Selasa, 28 Mei 2013

TOEFL (SKILL 1-5)


Skill 1 : Subject and Verbs
Serangkaian kata dikatakan sebagai sbuah kalimat jika di dalamnya terdpat subjek dan predikat. Tidak berbeda jauh dengan kalimat dalam  bahasa Inggris, harus ada minimal sebuah Subject dan sebuah Verb.

STRATEGI:
Pada skill 1 ini kita akan mulai dengan kalimat 1 clause (kalimat tunggal). Pastikan kalau dalam kalimat itu terdapat subyek dan kata kerjanya. Mungkin anda diminta untuk mencari subjeknya saja, atau kata kerjanya saja, atau kedua-duanya. Pastikan juga kalau dalam kalimat itu tidak terdapat subjek dan kata kerja yang berlebihan.

Contoh 1:

    ....................was ringing continuously for hours.

    (A) Loudly
    (B) In the morning
    (C) The phone
    (D) The bells

    Analisa:

Kalimat di atas memiliki Verb yaitu was ringing, tapi tidak memiliki Subject. Dari pilihan jawaban; (A) Loudly dan (B) In the morning salah karena keduanya adalah adverb. Jawaban (D) The bells juga salah karena bells adalah pluraldan tidak sesuai dengan was ringing yang berbentuk singular verb. Jawaban terbaik adalah (C) The phone karena phone singular verb dan sesuai dengan singular verb was ringing.


Contoh 2:
 
The plane __________ landing at the airport in five minutes.

     (A) it is
     (B) it really is
     (C) is descending
      (D) will be

Analisa:

Kalimat diatas memiliki Subject The plane dan kata kerja landing. Tapi kata kerja landing belum lengkap (not complete verb) dan harus memiliki tobe is untuk menjadikan kata kerja itu kata kerja yang lengkap (complete verb). Jawaban (A) it is dan (B) it really is salah karena akan ada double Subject it dan plane. Jawaban (C) is descending salah karena ada double subject descending dan landing. Jawaban terbaik adalah (D) will be karena kalau will be di gabungkan dengan landing akan menjadi complete verb.

EXERCISE 1:

Find the subjects and the verbs in each of the following sentences. Then indicate if the sentences are correct (C) or incorrect ( I ).

1. My best friend always helpful with problems. ( I )
Analisa:
·         Subject dari kalimat ini adalah My best friend, tapi tidak memiliki Verb is.
·         Kalimat yang benar seharusnya My best friend is always helpful and with problems.

2. The customer paying the clerk for the clothes. (I)
Analisa:
·         Kalimat diatas sudah memiliki Subject the customer dan part of verb paying. Kalimat diatas membutuhkan tobe untuk menjadikannya complete verb.
·         Kalimat yang benar seharusnya adalah The customer is paying the clerk for the clothes.

3. The professor handed the syllabus to the students. (C)
Analisa:
·         Kalimat diatas sudah memiliki Subject professor dan Verb handed.

SKILL 2  : OBJECTS OF PREPOSITIONS
Object of preposition adalah benda atau kata ganti benda yang datang sesudah preposisi (in, at, on, to, by, of, behind, about, above, across, after, against, along, among, around, as, bellow with, dan lain-lain)
Contoh :  (After his exams) Tom will take a trip (by boat)
Kalimat ini terdiri dari 2 object of prepositions. Exams adalah object of prepositions dari after dan boat adalah object of prepositions dari by. Sebuah object of prepositions bisa membingungkan, sebab dia bisa disalah artikan sebagai subyek dalam kalimat tersebut. Tetapi yang harus anda ingat bahwa kata yang hadir sesudah preposisi (in, at, on, dll) adalah sebagai object of prepositions, jadi tidak mungkin dia berfungsi sebagai subyek.

Contoh 1 :
With his friend …….found the movie theater
(A)   Has
(B)   He **
(C)   Later
(D)   When
Analisa : B
Terlebih dahulu anda harus menentukan subyek dan kata kerjanya, seperti contoh di atas, kita sudah menemukan kata kerjanya yaitu found , berarti dalam kalimat itu yang tidak ada subyeknya. Jangan mengira bahwa friend adalah subyek, sebab friend adalah object of prepositions dari with. Jadi jawaban yang benar (B) he.

Contoh 2 :

To Mike ____ was a big surprise.

(A) really
(B) the party
(C) funny
(D) when

Analisa:

·         Dari kalimat diatas, harus dipahami bahwa Mike (noun) bukalah Subject tapi object of preposition dari To. 
·         Subject dari kalimat diatas tidak ada, sedangkan Verbnya adalah was.
·         Karena yang dibutuhkan adalah Subject, maka jawaban terbaik adalah (B), the party. Sedangkan (A), (C), dan (D) salah karena mereka bukanlah Subject.

Exercise 2:

1. The name of the baby in the crib is Jack. (C)

Analisa:
·         The Crib bukanlah subjedct, tapi hanyalah Object of Preposition dari in.
·         Sedangkan Subjectnya adalah name dan Vernya adalah is.
2. By the next meeting of the class need to turn in the papers.( I)

Analisa:
·         the class bukanlah Subject, tapi hanya object of preposition dari of.
·         Kalimat diatas tidak memiliki Subject, tapi memiliki verb yaitu need to turn.
·         Kalimat yang benar seharusnya By the next meeting of the class they need to turn in the paper.
3. The directions to the exercise on page 20 unclear.

Analisa:
·         page 20 bukanlah subject, tapi hanya object of preposition dari on.
·         Kalimat diatas memiliki Subject yaitu the directions, tapi tidak memiliki Verb.
·         Adapun kalimat yang benar adalah The directions to the exercise on page 20 are unclear.

SKILL 3 : PRESENT PARTICIPLES
Present participles adalah bentuk kata kerja berakhiran –ing (talking, playing). Dia akan berfungsi sebagai kata kerja kalau di dahului oleh bentuk kata kerja be.
Contoh: The man is talking to his friend
                                       Verb

Present participles berfungsi sebagai kata sifat (adjective) apabila dia tidak dahului oleh bentuk kata kerja be.
Contoh: The man talking to his friend has a beard
                                Adjective
Pada kalimat di atas talking adalah kata sifat dan bukan bagian kata kerja, karena tidak di dahului oleh bentuk be. Kata kerja dalam kalimat ini adalah has.

Contoh 1:
The child…………playing in the yard is my son.
(A)   Now **
(B)   Is
(C)   He
(D)   Was

Analisa : A
Pada contoh ini, child adalah sebagai subyek, dan mungkin anda akan mengira kalau playing sebagai verb. Apabila itu terjadi mungkin anda akan memilih jawaban B atau D untuk melengkapinya, tetapi itu salah, sebab playing disini bukan sebagai kata kerja, anda harus menyimpulkan bahwa playing sebagai bagian dari kata sifat yang tidak memerlukan be dan kata kerja yang sebenarnya dalam kalimat ini adalah is. Jadi jawaban yang benar adalah (A) Now.

Contoh 2 :

The film ____ appearing at the local theater is my favorite.

(A) now
(B) is
(C) it
(D) was

Analisa:

·         appearing bukanlah part of a verb tapi adjective.
·         Subject nya adalah film dan verbnya adalah is.
·         Jawaban (B), (C) atau (D) salah karena  kalimat diatas sudah memiliki verb.
·         Jawaban terbaik adalah (A) now. 

EXERCISE 3:
Look at the following sentences and Check if they are correct (C) or incorrect (I).

1. The crying baby needs to be picked up. (C)
           ADJ.
     Analisa:
·         Kalimat diatas sudah benar karena crying berfungsi sebagai adjective.
·         Subject dari kalimat diatas adalah baby, sedangkan verb nya adalah needs to be picked up

2. The clothes are lying the floor should go into the washing machine. (I)
                          VERB
    Analisa:
·         kalimat diatas salah karena are lying seharusnya lying dan berfungsi sebagaiadjective bukan bagian dari kata kerja (part of a verb)..
·         Sedangkan kalimat yang benar adalah  The clothes lying the floor should go into the washing machine.

3. The waitress bringing the steaming soup to the waiting diners. (I)
    Analisa:
·         Kalimat diatas salah karena bringing seharusnya is bringing dan berfungsi sebagai part of a verb bukan adjective.
·         Kalimat yang benar seharusnya adalah  The waitress is bringing the steaming soup to the waiting diners.

SKILL 4  : PAST PARTICIPLES
1. Sebagai part of a verb
Past participle akan berfungsi sebagai part of a verb (bagian dari kata kerja) apabila ditemani oleh have, has, had and be (am, is, are, was, were).

Contoh:
·         The mailman has left a letter in the mailbox. (Left is part of a verb)
·         The classes were taught by Professor Smith. (Taught is part of a verb)
      Analisa:
·         Pada kalimat pertama, left adalah bagian dari kata kerja karena ditemani oleh has.
·         Pada kalimat kedua, taught adalah bagian kari kata kerja karena ditemani oleh be (were)

2. Sebagai adjective
 Past Participle berfungsi sebagai kata sifat (adjective) apabila tidak ditemani dengan have, has, had atau be (am, is, are, dan were).

Contoh:
·         The letter left in the mailbox was for me. (Left is ADJECTIVE)
·         The classes taught by Professor Smith were very interesting. (Taught is ADJECTIVE)
Analisa:
·         left adalah adjective karena tidak ditemani oleh has/have or to be. SedangkanSubject dari kalimat pertama adalah The letter dan Verb nya adalah was.
·         taught adalah adjective karena tidak ditemani oleh has/have atau to be. Sedangkan Subject dan verb dari kalimat kedua adalah The classes dan were.
Contoh dibawah ini menunjukan bagaimana past participle bisa membingungkan.

The bread _____ baked this morning smelled delicious.

(A) has
(B) was
(C) it
(D) just

Analisa:
·          baked bukanlan part of a verb, tapi adjective. Verb dari kalimat diatas adalahsmelled dan Subject nya adalah The bread.
·         Jawaban (A) dan (B) salah karena baked adjective dan tidak membutuhkan helping verb.
·         Jawaban (C) salah karena kalimat diatas sudah memiliki Subject.
·         Jawaban terbaik adalah just.
·          
Contoh 2 :               

The family has purchased a television
                                                            Verb
                                The poem was written by Sri
                                                           Verb

Pada kalimat pertama kata purchased merupakan kata kerja, karena dia hadir bersama has. Pada kalimat ke dua katawritten merupakan kata kerja, karena dia hadir bersama was.
Past participles berfungsi sebagai kata sifat (adjective) jika dia hadir sendiri tanpa diawali have atau be.
Contoh:                                The television purchased yesterday was expensive
                                                                Adjective

                                The poem written by Linda appeared in the magazine
                                                     Adjective

Pada kalimat pertama purchased sebagai adjective sebab dia hadir tanpa have atau be, dan dalam kalimat ini kata kerjanya adalah was. Begitupun pada kalimat ke dua, written sebagai adjective dan kata kerjanya adalah appeared.

EXERCISE 4: Each of the following sentences contains one or more past participles. Circle the past participles, and label them as adjectives or verbs. Then indicate if the sentences are correct (C) or incorrect (I).

1. The food is served in this restaurant is delicious. (Incorrect)
    Analisa:
·         is served harusnya served saja karena berfungsi sebagai adjective.
·         Sedangkan Subject nya adalah The food dan Verb nya adalah IS.
·         Kalimat yang benar adalah The food served in this restaurant is delicious.

2. The plane landed on the deserted runway. (Correct)
    Analisa :
·         Subject is The place and Verb is landed
·         Deserted adalah  adjective

3. The unexpected guests arrived just at dinnertime. (Correct)
    Analisa:
·         unexpected adalah adjective.
·         Subject nya adalah guests dan Verb nya arrived. 

Skill 5 : Coordinate Connector 

Yang dimaksud dengan Coordinate Connector adalah AND, BUT, OR, or SO. Banyak kalimat dalam Bahasa Inggris yang terdiri dari dua klausa ( Klausa adalah kelompok kata yang paling sedikit terdiri dari satu Subject dan satu Verb (Predikat).  Ketika ada dua kalimat dalam Bahasa Inggris, kita harus menggabungkannya dengan benar. Saalahs atu cara untuk menggabungkan dua buah kalusa adalah dengan menggunakan AND, BUT, OR, or SO.

Contoh:

1.      The sun was shining and the sky was blue.
2.      The sky was blue, but it was very cold.
3.      It may rain tonight, or it may be clear.
4.      It was raining outside, so I took my umbrella.
Analisa:

·         Keempat kalimat diatas terdiri dari dua klausa dan semuanya di hubungkan dengan sebuah Coordinate Coonector. Contoh berikut ini akan menunjukan bagaimana Coordinate Connector di Tes di Structure Questions pada TOEFL Test.

Contoh:

I forgot my coat, ____ I got very cold.

(A) then
(B) so
(C) later
(D) as a result

Analisa:
·         Kalimat diatas memiliki dua  buah klausa:  I forgot my coat dan I got very cold. Untuk menghubungkannya, kita harus menggunakan sebuah Coonector. KataThen (A), later (C), dan as a result (D) bukanlah Connector. Jadi jawaban terbaik adalah (B) karena so bisa menghubungkan kedua klausa tersebut dengan benar.

EXERCISE 5:

Exercise 5 dibawah ini fokus pada permasalahan Coordinate Connector.  Baca kalimatnya dan tentukan apakah jawabannya Correct (C) atau Incorrect (C).

1. The lawn needs water every day, or it will turn brown. (C)
    Analisa:
·         Kedua Klausa diatas sudah benar, begitu juga dengan Coordinate Connectornya. 

2. The book was not long, it difficult to read. (I)
    Analisa:
·         Klausa kedua tidak memiliki verb (is) dan  Connector.
·         Kalimat yang benar adalah The book was not long, but it is difficult to read.

3. It was raining, so decided not to go camping. (I)
    Analisa:
·         Klausa/kalimat kedua tidak memiliki Subject. Tapi sudah memiliki connector, so.
·         Kalimat yang benar seharusnya adalah It was raining, so I decided not to go camping.

s



Rabu, 09 Januari 2013

RESENSI NOVEL PERAHU kERTAS

RESENSI NOVEL
“PERAHU KERTAS”



NAMA : YUNITA SARI DWI ASIH SARAGI
NPM : 28210789
KELAS : 3EB01




UNIVERSITAS GUNADARMA



RESENSI NOVEL PERAHU KERTAS






1.       Identitas Novel
Judul Novel                        : Perahu Kertas
Penulis                                : Dewi Lestari (Dee)
Editor                                 : Hermawan Aksan
Tanggal Terbit                    : Agustus2009
Penerbit                              : Bentang Pustaka
Tebal                                  : 44 halaman, 20 cm
ISBN                                  : 978-979-1227-78-0

2.       Tentang Penulis
Dewi Lestari atau yang akrab dipanggil “Dee” ini lahir tanggal 20 Januari 1976. Ia lahir di kota Bandung. Novel Perahu kertas sebenarnya sudah lebih dulu dibuat dalam versi digital (WAP) tepatnya pada April 2008. Kemudian novel tersebut kini diterbitkan atas kerja sama anatar Truedee Books dan Bentang Pustaka dalam bentuk Novel yang dapat dibaca semua kalangan dalam situasi apapun.
Novel perahu kertas ini sempat mengalami ‘stagnasi” dalam penulisannya . novel ini awal ditulis pada 1996 dan setelah 11 tahun kemudian tepatnya akhir tahun 2007 akhirnya ditulis ulang oleh Dee . perahu kertas merupakan novel pertama yang bergenre populer.
Perhau kertas merupakan karay Dee yang keenam sesudah Supernova : Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh ; Supernova : Akar ; Supernova : Petir. Filosofi Kopi, dan Rectooverso

3.       Sinopsis Novel
Seorang gadis mungil bernama Kugy hobinya berkhayal ini sangat suka menulis dongeng. Selain itu ia suka melakukan hal yang unik, menulis surat untuk Dewa Neptunu. Surat itu Ia lipat menjadi bentuk perahu dan dihanyutkannya di sungai atau laut. Hal itu ia lakukan karena menganggap dirinya sebagai agen dari Dewa Neptunus.  Dari kegemaran uniknya tersebut membawanya pada pilihan Fakultas Sastra di salah satu Universitas di Bandung sebagai jejang pendidikan selanjutnya.
Keenan, sempat menetap di Amsterdam bersama dengan neneknya. kemudian ia kembali ke Indonesia untuk melanjutkan pendidikannya . universitas di kota bandung pun menjadi pilihan pria yang gemar melukis ini. Meski kegemarannya melukis namun keinginan ayahnya untuk keenan terjun dibidang bisnis mengalahkan hobinya sendiri dan fakultas ekonomi menjadi pilihannya.
Pertemuan keenan dan kugy dikarenakan sepasang kekasih Eko dan Noni dimana eko ternyata adalah sepupu Keenan. Sementara Noni adalah sahabat Kugy sejak kecil. Mereka berempat berkuliah di Universitas yang sama. Pertemuan Keenan dan Kugy juga hubungan pasangan Eko dan Noni akhirnya membuat mereka menjadi sahabat karib.
Keakraban mereka pun mulai dibumbui konflik. Kugy dan Keenan yang ternyata diam-diam saling mengagumi satu sama lain dan akhirnya jatuh cinta . namun perasaan tersebut tidak pernah memilki kesempatan untuk diungkapkan. Hal ini dikarenakan posisi mereka masing-masing . kugy yang sudah memiliki kekasih bernama Joshua atau kugy biasa memanggilnya ojos. Sedangakn disisi lain noni ternyata berencana untuk menjodohkan Keenan dengan sepupunya wanda yang memang cantik.
Mengetahui hal tersebut Kugy merasa cemburu namun ia berusaha untuk menampiknya karena ia sudah memiliki kekasih. Ternyata Wanda berhasil menjadikan Keenan kekasihnya , hal ini semakin membuat Kugy merasa terpukul walau ia sndiri bingung dengan perasaannya. Di satu sisi ia sudah memiliki kekasih namun disisi lain ia merasa terpukul dengan berita tersebut.
Keadaan tersebut akhirnya membuat persahabatn mereka mulai merenggang. Untuk mengurangi rasa cemburunya ,Kugy mulai mencari kesibukan lain, yaitu menjadi guru relawan di sekolah darurat . dalam cerita percintaan Wanda dan Keenan ternyata tak seindah yang dibayangkan . mereka akhirnya memilih berpisah karena Wnada merasa Keenan tidak sepuh hati mencintanya. Kandasnya hubungan mereka membuat Keenan akhirnya memutuskan untuk pindah ke Ubud , Bali. Keenan tinggal bersama sahabat Ibunya bernama pak Wayan. Pindahnya Keenan ke bali membawanya pada hubungan baru bersama wanita bernama Ludhe Laksmi. Sementara Kugy akhirnya bekerja I sebuah biro iklan di Jakarta sebagai copywriter. Disana ia bertemu dengan Remigius yang adalah atasan sekaligus sahabat kakaknya dan keduanya pun saling jatuh cinta.
Keberadaan Keenan di Bali tidak terlalu lama karena  kesehatan ayahnya yang semakin menurun. Keenan harus kembali ke Jakarta untuk meneruskan perusahaan ayahnya. Pindahnya Keenan ke Jakarta ternyata membuat hubungan Ludhe dan Keenan berakhir . Ludhe merasa hati Keenan tidak sepenuhnya untuk dirinya dan beigut pun dengan kisah cinta Kugy dan Remigius. Higga akhirnya Kenana dan Kugy kembali dipertemukan di Jakarta.  
4.       Kelebihan
Bahasa yang digunakan oleh penulis cukup mudah untu di mengerti oleh pembacanya. Sehingga bisa dikatakan novel ini bisa nikmati oleh pembaca dari berbagai kalangan.  Novel ini juga banyak mengandung hal-hal yang mungkin bisa terjadi dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat dijadikan pelajaran bagi pembacanya.
5.       Kekurangan
Akhir cerita dari novel ini cenderung dpaat di tebak berjalan kearah mana.

Kamis, 29 November 2012


BAHASA INDONESIA 2 (SOFTSKILL)
MENARIKNYA BISNIS JAJANAN PASAR
“TRADECILIOUS”









DISUSUN OLEH :
YUNITA SARI DWI ASIH SARAGI
28210789
3EB01

UNIVERSITAS GUNADARMA
2012
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmatNya penulis dapat menyelesaikan penulisan ilmiah dengan tema WIRAUSAHA berjudul TRADECILIOUS.  
Penulisan ini dibuat dengan tujuan agar kita lebih mengenal makanan-makanan tradisional kita ketahui keberadaannya sudah mulai tersege dengan makanan-makanan dari luar Indonesia.
Tidak lupa penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penulisan makalah ini terdapat kekeliruan, Penulis mengucapkan pula terima kasih kepada para pembaca. Semoga penulisan ilmiah ini dapat bermanfaat untuk para pembaca khususnya penulis sendiri.
                                                                              



Jakarta, 20 November 2012

     Penulis



DAFTAR ISI
Halaman Judul     ………………………………………………………
Kata Pengantar    …………...…………………………………........... 1
Daftar Isi              …………………...……………………................... 2
BAB 1 PENDAHULUAN
          1.1 Latar Belakang………...……………………………............. 3
1.2 Tujuan Penulisan  ..............................………………............. 3
BAB 2  HIPOTESA                                   
          2.1 Prospek Bisnis penjualan Jajan pasar……………………….. 4
2.2  Strategi Bisnis …………..…………………………………. 4
BAB III PENUTUP
          3.1 Kesimpulan    ……………………………. ........................ 5








BAB I PENDAHULUAN
1.1  LATAR BELAKANG
Wirausaha dapat diartikan sebagai seorang yang mampu menciptakan sebuah cara baru dalam hal berbisnis baik memanfaatkan produk yang sudah dan meciptakan bisnis baru dengan mengemas dengan cara yang lebih menarik serta terbaru pula atau mengolah yng sudah ada dengan kemasan yang lebih menarik.
Adapun kewirausahaan merupakan sikap adan jiwa yang selalu kreatif serta aktif bercipta dalam rangka meningkatkan pendapatan melalui kegiatan usahanya. Seseorang dengan jiwa kewirausahaan tidaka akan pernah puas dengan apa yang sudah ia peroleh. Ia akan selalu berusahan menciptakan metode-metode atau produk-produk baru baik dengan cra mengubah kemasan atau menciptakan produk-produk baru.
Berbicara mengenai berwirausaha terdapat beberapa masalah yang sering terjadi di dalamnya diataranya :
1.      Modal
2.      Sepi pelanggan
3.      Kurang percaya diri untuk memulai bisnis
4.      Bisnis yang tergolong baru dalam dunia wirausha
5.      Strategi yang kurang jitu
Dengan mengenal cukup baik tentang apa itu berwirausaha, maka disini penulis akan mengulas mengenai bisnis jajanan pasar dimana makanan ini kini sudah mulai tergeser keberadaannya di mata masyrakat.
1.2  TUJUAN PENULISAN
1.      Memenuhi tugas Bahasa Indonesia 2 (softskill) yaitu penulisan ilmiah dengan tema wirausaha
2.      Memberikan gambaran bisnis jajanan pasar dapat dikembangkan
3.      Memberikan wawasan bahwa pemasaran bisnis dapat dilakukan dengan berbagai cara

BAB II HIPOTESA
2.1 PROSPEK BISNIS PENJUALAN JAJANAN PASAR
            Meski terlihat sangat sederhana namun, usaha jajanan tradisional memiliki prospek yang cukup menjanjikan. Mengapa dikatakan demikian karena semua orang pasti membutuhkan makanan dan tidak sedikit orang yang gemar untuk jajan atau sekedar membeli makanan ringan sebagai penunda lapar. Kuncinya adalah inovasi untuk memperoleh atau minciptakan produk yang unggul.
            Keunggulan yang dimaksudkan disini seperti dalam hal pemilihan bahan baku, kretifitas dalam pembuatan dan penyajian bentuk dan yang terpenting ialah rasa makanan itu sendiri.
            Pemilihan bahan baku menjadi hal utama yang sangat diperhatikan karena hal ini berhubungan dengan rasa yang nantinya akan tercipta. Selain itu juga berhubungan dengan ketahanan makanan itu sendiri. Bahan baku dengan kualitas yang baik akan menciptakan makanan berkualitas baik pula. Pemilihan baku yang cermat ditambah kemmpuan dalam mengolah bahan baku tersebut secraa otomatis akan menciptakan rasa makanan yang tidak perlu diragukan.
            Setalah itu yang tidak kalah penting lagi yaitu pengemasan . makanan atau dalam hal ini jajanan pasar jika dikemas dengan cara yang berbeda dari biasanya serta dengan penuh kretifitas mampu menjanjikan prospek usaha dengan keuntungan yang cukup menjanjikan.
2.2 STRATEGI BISNIS
            Dalam menjalankan sebuah bisnis diperlukan startegi pemasaran yang baik begitu pula dalam bisnis jajanan pasar ini. Kemampuan memanfaatkan teknologi yang ada makak strategi pemasaran pun dapat dimaksimalkan. Hal yang sederhana namun menjaadi bagian keseharian masyrakat yaitu internet. Hamper semua kalngan mengandalakan internet dalam hal pemenuhan beberapa kebuthan mereka. Hal ini lah yang seharusnya dapat kita manfaatkan sebagai strategi pemasaran bisnis yang kita jalani saat ini.
Namun tidak terbatas disitu saja, kita juga dapat melakukan strategi pasar dengan terjun langsung ke pelanggan . kita bisa membuka took dari yang sederhana hingga yang memiliki cabang jika dalam usahanya mengalami kemajuan pesat .




BAB III PENUTUP
3.1  KESIMPULAN
Usaha jajanan pasar cukup menjanjikan. karena semua orang pasti membutuhkan makanan dan tidak sedikit orang yang gemar untuk jajan atau sekedar membeli makanan ringan sebagai penunda lapar. Kuncinya adalah inovasi untuk memperoleh atau minciptakan produk yang unggul.
            Dalam menjalankan sebuah bisnis diperlukan startegi pemasaran yang baik begitu pula dalam bisnis jajanan pasar ini. Kemampuan memanfaatkan teknologi yang ada makak strategi pemasaran pun dapat dimaksimalkan







Rabu, 04 Juli 2012

MASALAH AKUNTANSI KHUSUS


Karakteristik dari perjanjian lease yang menyebabkan terjadinya masalah-masalah akuntansi khusus antara lain :
A.    Nilai Residu

I.       Pengertian
Nilai residu memiliki pengertian sebagai estimasi nilai wajar dari aktiva yang dilease pada akhir masa lease. Dalam praktek perjanjian lease sering ditemui suatu  aktiva yang dileasekan memiliki umur ekonomis melebihi jangka waktu lease. Kejadiaan ini mengakibatkan perbedaan dalam nilai residu dengan nilai sisa sesungguhnya. Hal ini mengakibatkansering terjadi nilai residu yang lebih besar pada akhir masa lease. Jika hak kepemilikian tidak secara otomatis berpindah ke lease (kriteria 1) dan tidak terdapat hak opsi pembelian dengan harga khusus (kriteria 2) maka lease akan mengembalikan aktiva kepada lessor pada akhir masa lease. Maksudnya adalah apabila terjadi perbedaan antara nilai residu dengan nilai sisa yang sesungguhnya yang diakibatkan karena perbedaan jangka waktu lease dan umur ekonomis maka secara sederhana diasumsikan bahwa kedua nialai tersebut sama meskipun umur ekonomis dan jangka waktu lease berbeda.
II.    Nilai Residu Dijamin dan Tidak dijamin
Nilai residu dijamin dan tidak dijamin berpengaruh pada pihak lesse. Adaapun penjelasan mengenai nilai residu ini adalah sebagai berikut :
II.1 Nilai Residu dijamin
Dalam kasus nilai residu yang dijamin memiliki pengaruh terhadap perhitungan pembayaran lease minimum oleh lessee. Maksudnya adalah adanya tambahan pembayaran lease yang disyaratkan dan pembayaran tersebut dapat berupa property atau kas atau keduanya.

                        II. 2 Nilai Residu yang tidak dijamin
Berbeda dengan nilai residu yang dijamin, dari sisi pihak lease nilai residu yang tidak dijamin sama halnya dengan tidak ada nilai residu. Dalam hal ini berpengaruh terhadap pembayaran lease minimum oleh lesse dimana tidak terdapat penambahan pembayaran (nilai residu tidak dijamin).
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa nilai residu ini dilihat dari sudut pandang lessee. Seangkan dari pihak lessor sendiri sebenarnya ada atau tidaknya penjaminan atas residu tidak mempengaruhi pembayarn lease sebagai pengembalian tertentu atas investasi. Hal ini dikarena bagi lessor sudah terdapat pembayaran minimum yang disyaratkan. Jadi dijamin atau tidaknya nilai residu bagi pihak lessor akan tetap direalisasikan pada akhir masa lease.
III.  Lease Jenis Penjualan
Perbedaan utama antara lease pembiayaan langsung dengan lease jenis penjualan adalah laba atau rugi kotor produsen atatu penyalur.

IV. Opsi Pembelian dengan Harga Khusus (Lessee)
Pada karakteristik ini memungkinkan lessee membeli aktiva yang dileaseka dengan harga jauh dibawah perkiraan nialai wajar aktiva dimasa depan. Jika terdapat opsi pembelian dengan harga khusus, maka lessee harus menambahkan nialai sekarang dari pembayaran lease minimum dengan nilai sekarang dari harga opsi.

V.     Biaya Langsung Awal
Terdapat dua jenis biaya langsung awal yaitu biaya langsung incremental dan biaya langsung internal.
Biaya langsung inkremental adalah biaya-biaya yang dibayarkan kepada pihak ketiga yang independen yang terjadi pada awal perjanjian lease. Sedangkan biaya langsung internal adalah biaya-biaya yang secara langsung berhubungan dengan kegiatan khusus yang dilaksanakan oleh lesssor pada lessee tertentu.